idarzh-CNenja

Banyak Lahan Sengketa, Perluasan Bandara Soekarno-Hatta Jalan Terus

Runway Selatan Bandara Soekarno-Hatta. Fathir/deLadeni

 

deLadeni.comTigaraksa - Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Tangerang menyatakan proses pembebasan lahan untuk pembangunan Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta  tetap terus berjalan meski banyak tanah yang berstatus sengketa. "Proses pembebasan jalan terus, tidak terpengaruh," ujar Kepala BPN Himsar kepada deLadeni, Kamis 14 Desember 2017.

Karena, kata Himsar, proses penyelesaian lahan bersengketa sudah dipastikan berujung di Pengadilan. "Dikonsinyasikan, uangnya kami titipkan ke Pengadilan sampai nanti ada keputusan siapa yang berhak menerimanya," kata Himsar.

BACA JUGA : Pembangunan Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta Masih Terkendala Lahan

Menurut saat ini, proses pembayaran lahan bagi warga yang sudah setuju dengan harga yang telah diberikan tim penilai independen, langsung dibayarkan oleh PT Angkasa Pura II.

Saat ini, kata Himsar sedang berlangsung pembayaran 142 bidang tanah dengan luas 12 hektar. "Nilai ganti rugi Rp 163 milyar di desa Rawa Rengas Rwa dan Bojong Renged," katanya.

Sementara untuk 1.064 bidang tanah di Rawa Rengas sudah memasuki tahap musyawarah  bentuk ganti kerugian. "Hanya 3 orang tidak setuju dengan nilainya. Artinya yang lainnya tinggal pembayaran," kata Himsar.

BACA JUGA : Pembebasan Lahan Runway Bandara Belum Tuntas, ini Kata Kades Rawa Rengas

Begitu juga dengan 972 bidang tanah di desa Rawa Rengas. "15 orang  tidak setuju 15," kata Himsar. Himsar mengakui progres pembebasan lahan bandara cukup berjalan alot dan lama. "Karena kami berprinsip kehati hatian."

Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Tangerang Tangerang menyatakan 253 bidang tanah di Desa Rawa Dan Rawa Burung, Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang yang akan dibebaskan untuk pembangunan Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta dalam status quo.

Ketua Tim Pengadaan Tanah AP II Bambang Sunarso mengatakan proses pembayaran lahan bandara terus dilakukan. "Hampir setiap saat kami melakukan pembayaran meski kadang jumlah bidangnya sedikit," kata Bambang.

Bambang yakin proses pembebasan lahan untuk pembangunan Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta ini bisa berjalan sesuai dengan jadwal.

Pembangunan runway ketiga  membutuhkan luas lahan yang cukup besar yakni mencapai 216 hektare. Dari kebutuhan lahan tersebut, AP II telah memiliki tanah seluas 42,85 hektare sehingga diperlukan pembebasan tanah seluas 173,19 hektare.

BACA JUGA : Perluasan Lahan Bandara, 253 Bidang Tanah Berstatus Sengketa

Tanah yang dibebaskan mencakup wilayah Kota Tangerang yakni Kelurahan Selapajang Jaya dan Kelurahan Benda, serta wilayah Kabupaten Tangerang yaitu Desa Bojong Renged, Desa Rawa Burung dan Desa Rawa Rengas.

 

FATHIR MOHAMMAD