idarzh-CNenja

Membludak, Pembuatan Kartu Kuning Akan Digeser ke Kecamatan

Ratusan pencari memenuhi ruang layanan pembuatan kartu kuning Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang. FATHIR/deLadeni

 

deLadeni.com, Balaraja - Usai lebaran, ribuan pencari kerja menyerbu Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang untuk membuat kartu kuning. Diserbu hampir seribu pencari kerja setiap harinya membuat Dinas Tenaga Kerja kewalahan.

Menyikapi masalah ini, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan akan mempertimbangkan pembuatan kartu kembali dilimpahkan ke setiap kantor kecamatan. "Dibuat kantor perwakilan pembuatan kartu kuning diwilayah atau dilimpahkan ke masing masing kecamatan," kata Zaki saat meninjau layanan kartu kuning di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Kamis 13 Juli 2017.

BACA JUGA : Kabupaten Tangerang Siapkan Bursa Kerja Online

Rencana ini, kata Zaki, sebagai tindak lanjut dari persoalan membludaknya pemohon kartu kuning pasca Lebaran yang melonjak hingga 300 persen. "Selain itu ada juga usulan masyarakat yang tinggal di wilayah Cisauk, Pakuhaji yang sulit menjangkau kantor Dinas Tenaga Kerja di Balaraja," katanya.

Banyaknya pemohon kartu kuning pasca Lebaran membuat Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang kewalahan. Menurut Zaki, karena melayani lebih dari 800 orang perhari, server Dinas Tenaga Kerja sempat ngadat.

Sejak 3 Juli lalu, ribuan pencari kerja menyerbu Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang di Desa Tobat, Balaraja. Mereka berbondong bondong datang untuk mengurus kartu kuning sebagai salah satu syarat untuk mencari pekerjaan.

BACA JUGA : SILPA, Dana Rp 3 Miliar Jembatan Sungai Cimatuk Kembali ke Kas Daerah

Para pencari kerja ini datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang seperti Pakuhaji, Pasar Kemis, Cisauk dan ada juga dari luar wilayah. Karena membludaknya pencari kerja yang datang, antrian mengular panjang hingga memenuhi halaman parkir Dinas Tenaga Kerja.

Selama 10 hari terakhir ini tercatat 8000 pencari kerja yang mendaftar diri lewat kartu kuning.

Karena masyarakat yang datang untuk mengurus kartu kuning membludak, Dinas Tenaga Kerja terpaksa membatasi. "Kami batasi perhari 820 orang yang dilayani," kata Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Tisna Purnama.

BACA JUGA :

 

GHAISAN FATHIR