idarzh-CNenja

Pembahasan Upah 2018, Kalangan Pengusaha Tolak Usulan Bupati Zaki

Aksi Demo Para Pekerja./deLadeni
Aksi Demo Para Pekerja./deLadeni

 

deLadeni.com, Cikupa - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Tangerang menolak besaran Upah Minimum Kabupaten Tangerang yang direkomendasikan  Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar sebesar Rp 3,6 juta.

Kalangan pengusaha menilai, langkah bupati tersebut melanggar Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015. "Kami meminta Bupati merevisi rekomendasi Rp 3,6 juta," ujar Sekretaris Jenderal Apindo Kabupaten Tangerang Juanda Usman Senin 13 November 2017.

Menurut Juanda, angka Rp 3,6 juta yang diusulkan Zaki ke Gubernur Banten tersebut tidak berdasar dan melebihi dari angka yang keluar di rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Tangerang sebesar Rp 3.555.834. "Bupati terkesan hanya membulatkan, tapi dasarnya tidak ada, meski hanya Rp 45 ribu tapi untuk kalangan pengusaha itu sangat menentukan," kata Juanda.

Bupati Zaki Iskandar mengeluarkan rekomendasi UMK Kabupaten Tangerang tahun 2018 sebesar Rp 3,6 juta setelah rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Tangerang yang terdiri dari perwakilan pengusaha, buruh, dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang buntu.

Rapat triparted itu deadlock karena setiap perwakilan berkukuh dengan angka dan alasan masing-masing. Besaran UMK sempat diusulkan sebesar Rp 4,175 juta berdasarkan hasil survei 64 item kebutuhan hidup layak di Kabupaten Tangerang.

BACA JUGA :

Namun angka itu dinilai terlalu tinggi. Kalangan pengusaha berkukuh tetap diangka Rp 3.555.834 (8,7 persen) sementara kalangan buruh berkompromi diangka Rp 3,7 juta (11,61 persen).

 

FATHIR MOHAMMAD