idarzh-CNenja

Malam Tahun Baru, Gubernur Banten Ajak Masyarakat Istighosah di Lokasi Tsunami Selat Sunda

Gubernur Wahidin Halim di lokasi tsunami Selat Sunda di Pandeglang, Foto: Istimewa

 

deLadeni.com, Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim akan menggelar istighosah di lokasi bencana taunami Selat Sunda pada malam tahun baru 2109. 

"Kita meminta kepada Allah SWT untuk diberi keselamatan dan dijauhkan dari bencana,” kata WH sapaan Wahidin Ahad, 30 Desember 2018.

BACA JUGA : Tsunami Melanda Banten, Gubernur Wahidin Sebut 54 Meninggal

Untuk pelaksanaan istighosah itu, WH menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mempersiapkan segala keperluannya. 

Gubernur WH akan memanjatkan doa bersama Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Pj. Sekretaris Daerah Ino S Rawita, para kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk hadir dalam istighosah tersebut. Gubernur WH mengundang anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Banten beserta aparaturnya, Bupati Pandeglang beserta aparaturnya, instansi vertikal di Provinsi Banten, dalam istighosah tersebut.

BACA JUGA : Kabupaten Tangerang Rayakan HUT ke-73, Bupati Galang Dana Tsunami Selat Sunda

WH juga mengundang  dan  menghadirkan para ulama setempat, guru ngaji, masyatakat dan aparatur pemerintah setempat mulai dari camat sampai dengan ketua RT, serta para korban yang berada di area tersebut. 

"Kita berdzikir dan berdoa, membaca Yassin. Memohon terus kepada Allah SWT, agar diberikan keselamatan. Dan hadir bersama dengan warga yang terkena bencana," kata WH.

WH yang pernah menjabat Wali Kota Tangerang dua periode ini  juga meminta agar Pemprov Banten menyediakan buku surat Yassin dan buku doa ukuran kecil untuk dibagikan kepada warga masyarakat yang hadir.

BACA JUGA : Tsunami Selat Sunda, Alumni Nebal 99 Salurkan Logistik ke Sumur

“Ya kita hiasi perayaan pergantian malam tahun baru nanti itu dengan berdo'a, dan penuhi dengan berbagai amalan dzikir, ini kan lebih positif dari pada kita hura-hura, dan nantinya mendapat murka Allah," kata WH.

Sampai tanggal 28 Desember 2018 pukul 24.00 WIB data BPBD Provinsi Banten menyebutkan, 309 orang meninggal, sebanyak 757 orang luka-luka dan 9 orang hilang, 39.425 orang mengungsi.  Sedangkan kerugian material mencapai 602 rumah rusak, 14 hotel rusak, 85 unit kendaraan roda 4 (empat) rusak,  14 unit kendaraan roda dua, 60 warung kuliner, 215 gazeebo, 44 unit perahu.

 

BAGASKARA