idarzh-CNenja

Pasien Keluhkan Layanan Rumah Sakit Ilanur Balaraja, ini Kata Dinas Kesehatan

RS Ilanur Balaraja. Mad Sutisna/deLadeni

 

deLadeni, Balaraja - Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Tangerang, Corah Usman mengatakan segera menindaklanjuti keluhan keluarga pasien terhadap pelayanan di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ilanur Balaraja, di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. "Segera kami tindaklanjuti," kata Corah melalui pesan whatsppnya kepada wartawan, Rabu (1/5/2019).

BACA JUGA : Pacaran, Dua Pelajar SMA di Tangerang Dikeluarkan

Alamsyah orang tua Rapif Azka 11 bulan mengeluhkan lambannya layanan Rumah Sakit Ibu dan Anak Ilanur Balaraja saat menangani anaknya yang menderita sakit panas dan kejang-kejang karena lambat mendapatkan perawatan dan obat-obatan. "Kami menunggu berjam.jam hanya untuk menembus obat di Apotek dan setelah menunggu lama obatnya tidak ada," kata Alamsyah kepada wartawan, Rabu 1 Mei 2019.

Alamsyah menuturkan, ia membawa anaknya dalam kondisi demam tinggi disertai kejang kejang ke RS itu pukul 09.00 WIB pada Minggu 28 April 2019. Setibanya disana, kata Alamsyah, anak saya hanya diperiksa dan kemudian diberi resep untuk menebus obat di apotek. Namun, setelah hampir dua jam lebih menunggu obat, pihak RS memberi  kabar jika obat yang dimaksud tidak ada dan harus membeli obat di apotek lain.

BACA JUGA : Bus Rombongan SDN Karang Harja Cisoka Terguling di Megamendung

Setelah itu, lanjut Alamsyah, pihak rumah sakit baru menyatakan tidak sanggup dan memintahkan agar pasien di merujuk ke rumah sakit lain.

"Kondisi anak saya semakin parah, mata sudah terbalik dan tubuhnya kejang-kejang, akhirnya anak saya di rujuk ke RSUD Balaraja," kata Alamsyah.

Dengan kejadian itu, Almsyah mengaku kecewa dan menganggap bahwa RSIA tersebut, tidak tanggap dan tidak memiliki obat yang lengkap.

BACA JUGA : Layanan Rumah Sakit Ilanur Balaraja Dikeluhkan

Agar tidak terjadi peristiwa serupa, Alamsyah meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, untuk mengkaji ulang kesiapan fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Tangerang.

"Ini menyangkut nyawa manusia, seharusnya penyedia layanan kesehatan lebih sigap dan cepat melayani pasien sehingga dapat segera mendapatkan pertolongan," ujarnya.

 

MAD SUTISNA