idarzh-CNenja

Krisis Air Bersih di Kutabumi, PDAM TKR Minta Maaf

Direktur Utama PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang Rusdy Machmud.
Direktur Utama PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang Rusdy Machmud. FATHIR/deLadeni

 

deLadeni.com, Tangerang - Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PDAM TKR) meminta maaf atas masalah air bersih yang melanda ribuan pelanggan dalam tiga hari terakhir ini. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan ini," ujar Direktur Utama PDAM TKR Rusdy Machmud, Senin 16 Juli 2017.

BACA JUGA : Blangko E-KTP Terbatas, Warga Dapat Suket

Rusdy mengatakan sejak penyebab masalah terdeteksi, tim Teknis PDAM langsung melakukan upaya perbaikan pada pipa yang pecah di Bunderan VTR II. "Tapi karena proses perbaikannya rumit, kami membutuhkan waktu yang cukup lama untuk perbaikan," kata Rusdy.

Rusdy menerangkan, pipa pecah berdiameter 400 milimeter berada dalam casing pipa yang tertanam di bawah jalan utama. Untuk memperbaiki pipa pecah itu, kata Rusdy, tim teknis melakukan penggalian dan mengganti pipa yang pecah itu. "Inilah yang membuat perbaikan agak lama," katanya.

BACA JUGA : Air Berangsur Normal, Krisis Air Bersih di Kutabumi Mulai Teratasi

Minggu malam sekitar pukul 21.00, kata Rusdy, proses perbaikan selesai dilakukan. Namun, tidak serta merta air mengalir deras ke rumah pelanggan. "Berangsur angsur, tapi kami usahakan hari ini volume air sudah normal," kata Rusdy.

Sebanyak 15 ribu pelanggan PDAM TKR yang berada di wilayah Kutabumi dan Pasar Kemis mengalami krisis air sejak Sabtu lalu. Hal ini disebabkan oleh Pecahnya pipa utama PDAM TKR yang tertanam di bunderan VTR II, Jalan Raya Kutabumi.

BACA JUGA :

 

GHAISAN FATHIR