idarzh-CNenja

21 Siswa Terlibat Tawuran, Polisi Panggil Orangtuanya dan Sekolah

Para pelajar dan barang bukti sajam lebih dulu diamankan di Polsek Cikupa dan kemudian diserahkan ke Polresta Tangerang. Kusuma/deLadeni
Para pelajar dan barang bukti sajam lebih dulu diamankan di Polsek Cikupa dan kemudian diserahkan ke Polresta Tangerang. Kusuma/deLadeni

 

deLadeni.comCikupa - Kapolresta Tangerang Ajun Komisaris Besar Sabilul Alif akan  memanggil orangtua dan pihak sekolah 21 pelajar yang  diamankan karena terlibat tawuran." Selain itu, Saya juga akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dispora Kabupaten Tangerang untuk bersama-sama memberikan atensi terkait persoalan ini," ujar Sabilul, Kamis 30 November 2017.

Langkah ini, kata Sabilul, sebagai bentuk pembinaan karena peristiwa tawuran pelajar sudah sangat meresahkan. "Juga sebagai antisipasi dan komitmen bersama agar peristiwa tawuran tidak terulang dan memakan korban."

Sabilul mengaku prihatin dan malu dengan  maraknya tawuran antar sekolah.Karena, kata Sabilul, saat pelajar di Jepang misalnya sedang sibuk mempersiapkan kompetisi robot, di sini beberapa pelajar malah sibuk menyiapkan rencana tawuran."Rasa prihatin dan malu itu adalah yang sama-sama kita rasakan. Untuk itulah komitmen semua pihak harus diperkuat," ujarnya.

Sabilul berharap tawuran tidak  terjadi lagi.Sehingga pendidikan berkualitas bisa tercipta.

BACA JUGA : 

Sebelumnya, Polresta Tangerang mengamankan 21 pelajar berseragam putih abu-abu usia terlibat tawuran di Jalan Raya Serang KM 15, Pasar Cikupa, Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang, Rabu (29/11). Sejumlah senjata tajam pun disita petugas kepolisian Polsek Cikupa, sebelum diserahkan ke Polresta Tangerang.

 

KUSUMA DJATI I JH