idarzh-CNenja

Terendam Banjir Rob, Ribuan Warga Dadap Butuh Bantuan

Banjir rob menggenangi pemukiman nelayan Dadap, Kosambi. Fathir/deLadeni

 

deLadeni.com, Kosambi - Banjir Rob merendam ribuan rumah nelayan di Kampung Baru Dadap atau Ceng In, Kelurahan Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang. Air laut terus meninggi dan masuk ke perkampungan dan pemukiman warga sejak tiga hari terakhir ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang Agus Suryana mengatakan saat ini ketinggian air masih pasang surut." Kami masih terus memantau kondisinya,"ujarnya Kamis 7 Desember 2017.

Menurut Agus, air laut mulai menggenangi pemukiman nelayan itu sejak 5 Desember lalu. Namun, warga baru melaporkan banjir ini ke BPBD, Rabu 6 Desember." Ketinggian air masih fluktuatif, 30 cm sampai 1,5 meter, pasang surut,"kata Agus.

Berdasarkan laporan kelurahan Dadap, kata Agus, air laut terus meninggi dari 30 centimeter hingga 1,5 meter dan merendam perkampungan nelayan berpenduduk lebih dari 1000 jiwa tersebut." Kami baru mendapat laporan Rabu malam kemarin,"kata Agus.

Lurah Dadap Fauzi melaporkan jika banjir Rob di kampung Dadap Baru itu sudah terjadi sejak 5 Desember lalu. Banjir rob telah merendam rumah 1.700 kepala keluarga di RT 01, RW 02 dan RW 03." Yang paling parah airnya di RW 01,"kata Fauzi.

Hingga saat ini, kata Fauzi tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materi warga cukup besar karena barang elektronik mereka seperti televisi, kulkas, perobatan rumah terendam air.

Warga Dadap, kata Fauzi, membutuhkan bantuan logistik, makanan, tenda dan perahu karet.

BACA JUGA :

 

FATHIR MOHAMMAD