idarzh-CNenja

Kasus Sodomi 41 Anak di Tangerang, Menteri Yohana Minta Orang Tua Waspada

Gubuk di mana tersangka WS melakukan sodomi di Rajeg. Foto :CiA/ deLadeni

 

deLadeni.comJakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise mengimbau agar para orang tua lebih peka terhadap perubahan pada anak. "Selain itu, orang tua juga harus mampu meningkatkan kepercayaan diri pada anak tanpa bantuan orang pintar atau oknum - oknum yang bisa menjanjikan prestasi atau kemampuan diri," ujar Menteri Yohana melalui keterangan tertulis Ahad 7 Januari 2018.

Untuk itu, Yohana meminta agar para  orang tua mampu meningkatkan kepercayaan diri anak - anaknya dan mengawasi perubahan anak, serta menghimbau agar pihak sekolah lebih selektif memilih pengajar. 

Menteri Yohana juga meminta agar tetap dilakukan trauma healing terhadap para korban dan menghimbau agar pihak sekolah atau madrasah lebih selektif memilih pengajar yang seharusnya menjadi pengganti orang tua di lingkungan pendidikan.

Kasus sodomi di tanah air terjadi lagi. Mirisnya, sodomi dilakukan oleh tenaga pendidik. Berdasarkan keterangan Polresta Tangerang, korban sodomi berusia 7 - 15 dan semula berjumlah 25 orang, hingga kini yang terlapor bertambah menjadi 41 orang. 

Saat ini, para korban yang disodomi tersangka telah mendapatkan pemulihan trauma dan pendampingan dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Sebelumnya, kasus ini dilatarbelakangi oleh kepercayaan anak - anak terhadap tersangka yang memiliki ajian atau kekuatan dan bisa mengobati orang sakit. 

BACA JUGA : 

Tersangka pun bersedia memberikan ajian tersebut dengan syarat anak - anak rela disodomi olehnya. Kesediaan anak  - anak untuk disodomi tak terlepas dari iming-iming ketakutan yang ditanamkan tersangka kepada mereka.

 

GHAISAN FATHIR