idarzh-CNenja

Pembuang Bayi di Toilet Pesawat Etihad, Mengapa Polisi Belum Tetapkan Tersangka?

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Besar Ahmad Yusep Gunawan saat memberikan keterangan seputar kasus pembuangan mayat bayi di toilet pesawat Etihad. Fathir/deLadeni

 

deLadeni.com, Cengkareng - Polres Bandara Soekarno-Hatta hingga saat ini belum menetapkan status tersangka terhadap Hani Binti Kahid Uta, 37 tahun, wanita yang diduga membuang mayat bayi laki laki di toilet pesawat Etihad.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Besar Ahmad Yusep Gunawan mengatakan ada beberapa alasan mengapa polisi belum mengubah status wanita asal Cianjur Jawa Barat itu dari saksi menjadi tersangka. "Kami masih mengumpulkan beberapa alat bukti dan alat bukti didapatkan dengan melalui proses," ujar Ahmad saat ditemui di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Senin 8 Januari 2018.

Menurut Ahmad, polisi masih membutuhkan keterangan dari saksi saksi yang menguatkan seperti dari Hani, pihak maskapai. Hani, kata Ahmad, belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya masih lemah.

Polisi juga telah meminta keterangan dari pihak maskapai Etihad, namun menurut Ahmad, masih ada yang kurang sehingga masih diperlukan keterangan maskapai Etihad. "Kami akan kembali memanggil pihak maskapai," katanya.

Selain keterangan saksi, alat bukti yang diperlukan polisi adalah hasil visum luar dan dalam, hasil cek DNA bayi serta hasil cek laboratorium Hani. 

Saat ini Hani telah dipindahkan dari ruang perawatan Kantor Kesehatan Pelabuhan Soekarno-Hatta ke Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Hani yang merupakan Tenaga Kerja Wanita di Abu Dhabi diduga melahirkan dan membuang bayinya di toilet pesawat Etihad dalam perjalanan dari Abu Dhabi-Bangkok-Cengkareng, pada Sabtu 6 Januari 2018.

BACA JUGA : 

Mayat bayi laki laki yang lengkap dengan plasenta itu terbungkus plastik dan ditemukan oleh petugas kebersihan Bandara Soekarno-Hatta saat membersihkan pesawat tersebut.

 

FATHIR MOHAMMAD