idarzh-CNenja

Terduga Teroris Kunciran Tukang Jahit

Rumah terduga teroris dijaga ketat, foto Budi R/deLadeni
Rumah terduga teroris dijaga ketat, Foto Budi R/deLadeni

 

deLadeni.com, Cipondoh - Midah, 40 tahun penjual gorengan tepat di seberang tempat usaha sekaligus rumah yang ditinggali pasangan suami-istri  terduga teroris CH, 32 tahun dan istrinya di Jalan Gempol Raya Kelurahan Kunciran Kecamatan Pinang Kota Tangerang menyebutkan sehari-hari KH, istri dan karyawannya menjahit baju.

"KH itu penjahit baju ya seragam ya baju gamis, tadi pagi juga buka usahanya. Jahitannya sedang banyak karena mau Lebaran," kata Mudah ditemui di Kunciran, Rabu, 16 Mei 2018.

Midah mengatakan CH sudah satu tahun mengontrak di rumah toko yang juga ditinggali bersama istri barunya itu.

BACA JUGA : Warga Tangerang Korban Bom Surabaya Dikremasi Besok

"Kalau yang laki-laki saya panggilnya Om Kohir, orang Medan baik sehari-hari suka jajan gorengan," kata Midah.

Satu lagi tinggal bersama mereka adalah GH alias  Ujang, seorang karyawan. 

Midah mengaku kaget bukan kepalang atas penangkapan itu. Apalagi Kohir dikenal baik. 

Tim Densus 88 dan Polres Metro Tangerang menangkap tiga orang terduga teroris. Mereka adalah suami istri KH dan seorang perempuan bergaun hijau berkerudung hitam dan UJ karyawan KH.

BACA JUGA : Rumah Terduga Teroris di Tangerang Digrebek

Saat ini lokasi penangkapn masih dipenuhi warga. Jalan Gempol Raya disesaki masyarakat yang melintas lalu-lalang. Lokasi usaha bercat oranye  itu kini diberi garis polisi.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Penjagaan di lokasi masih dilakukan polisi bersengjata lengkap.

BACA JUGA : Pasca Teror Bom Surabaya, Bandara Soekarno-Hatta Dijaga 3500 Personil

 

BUDI R