idarzh-CNenja

Cegah Pelemparan Batu, Ini yang Dilakukan Pengelola Tol Tangerang-Merak

pantauan arus balik digerbang tol cikupa tangerang, banten
Gerbang tol Cikupa di Jalan Tol Tangerang-Merak. Astra Infra Toll Road

 

deLadeni.com, Cikupa - Astra Tol Tangerang-Merak atau PT Marga Mandalasakti melakukan evaluasi atas terjadinya kasus pelemparan batu di jalan tol tersebut. Pelemparan batu yang terjadi di kilometer 49.500 mencelakai enam kendaraan dan empat korban luka. "Tentunya kami evaluasi semuanya dan melakukan tindakan preventif pencegahan," ujar Kepala Divisi Operasi PT Marga Mandalasakti Ega N Boga Selasa 3 Juli 2018.

Pasca kejadian, kata Ega, pengelola tol sudah menambah personil dan waktu patroli. "Penebalan petugas juga frekuensi waktu ditambah," katanya. Hal ini, kata Ega, berlaku untuk semua area jalan tol Tangerang-Merak.

BACA JUGA : Seorang Ibu Melahirkan di Rest Area, Ditolong Polisi

Langkah lainnya, kata Ega, adalah menambah lampu penerangan dan kamera CCTV di jalan tol. "Saat ini sudah 74 CCTV terpasang di sejumlah titik, penambahan CCTV ini memang sudah rencana sebelum kasus pelemparan batu terjadi," kata Ega.

Ega mengakui saat ini masih ada beberapa titik jalan tol yang belum tercover CCTV.

Kasus pelemparan batu terjadi di tol Tangerang-Merak pada 27 Juni 2018 malam. Pelakunya ternyata adalah lima remaja iseng yang sering nongkrong di sekitar jembatan atas tol Tangerang-Merak desa Cikande, Serang atau tepatnya di kilometer 49.500.

BACA JUGA : Polisi Bekuk Lima Remaja Pelempar Batu di Tol Tangerang-Merak

 

FATHIR MOHAMMAD