idarzh-CNenja

Pilpres 2019, Dirugikan Sam Aliano Lapor ke MK

Pengusaha Sam Aliano berniat menyalonkan diri sebagai Presiden RI, FOTO;ACI/deLadeni
Pengusaha Sam Aliano berniat menyalonkan diri sebagai Presiden RI, FOTO;ACI/deLadeni

 

deLadeni.com, Jakarta - Bakal  calon Presiden RI Sam Aliano mengatakan syarat ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional dinilai merugikan calon yang ingin maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Batasan tersebut dianggapnya tidak adil karena memperkecil peluang bagi partai dan menengah untuk  mengajukan calon presiden alternatif dan potensial. Bahkan, berpotensi menjadikan calon tunggal dalam pilpres 2019.

BACA JUGA : Sam Aliano Sediakan Rp 5 Miliar Bagi Penangkap Otak Teroris

"Saya sebagai calon presiden bersama para relawan menggelar aksi protes ke Mahkamah Konstitusi (MK) agar menghapus ambang batas pencalonan presiden. Pasal ini sangat bertentangan dengan demokrasi dan tidak adil bagi kami," kara Capres Sam Aliano saat menggelar aksi Demo di Gedung MK, Kamis, 12 Juli 2018.

Menurut Sam, saat ini calon petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengamankan tiket pencalonannya dengan menguasai enam partai politik. "Sekarang hanya tinggal 3 atau 4 partai saja yang belum menentukan calonnya, itupun diperebutkan banyak capres. Dan yang lebih menyulitkan lagi adalah syarat ambang batas pencalonan 20%, kami merasa terjebak ikat leher. " tegasnya.

BACA JUGA : Pengen Jadi Presiden, Sam Aliano Berdoa Lewat Baliho Raksasa

Partai politik, kata Sam, seharusnya berpihak kepada rakyat karena sejatinya merupakan representasi dari rakyat. Sayangnya, parpol dikuasai oleh kepentingan elit partai tanpa memikirkan kepentingan rakyat. "Seharusnya ketum partai berpihak dan mendengar rakyat karena partai milik rakyat bukan milik perusahaan atau pribadi. Jangan karena mendapatkan jatah, lalu melupakan rakyat. Sekalian aja semua partai ke Pak Jokowi, kenapa tidak sekalian Pak Jokowi jadi calon tunggal saja," keluhnya. 

Sam berharap, Jokowi membuktikan omonganya beberapa waktu lalu saat berbicara di sejumlah media, yakni berharap agar dalam pilpres mendatang banyak pilihan capres. "Kata Pak Jokowi banyak capres banyak pilihan, banyak pilihan mana pak Presiden Jokowi? Buktikan omongannya. Faktanya, pilihan hanya ada 2 kandidat. Susah, apa lagi 3 atau lebih agak sulit," kata Ketum APMI tersebut. 

BACA JUGA : Baliho Dirusak, Sam Aliano Hari ini Ngadu ke Polres Jakarta Selatan

Seperti diketahui, Sam Aliano telah banyak berusaha untuk menjadi calon presiden. Bahkan, dia mengadakan sayembara mencari ibu negara dengan menyediakan mas kawin sebesar 1 kilogram emas dan berlian. Tak tanggung-tanggung, dia akan menikahi calon ibu negara di istana dengan kereta kencana. Veronica Tan, mantan istri Ahok menjadi salah satu pilihannya menjadi ibu negara. "Kami terjebak bahkan rencana program saya menghapus utang negara terancam gagal. Saya sedih karena rakyat bisa kecewa dengan saya apa yang saya janjikan," tutur Sam kecewa.

 

JOURNALIST KAFKA