idarzh-CNenja

Pilkades di Kabupaten Tangerang Rawan Politik Uang

Kapolres Kota Tangerang AKBP Sabilul Alif. FOTO: CIPTA ADI/deLadeni
Kapolres Kota Tangerang AKBP Sabilul Alif. FOTO: CIPTA ADI/deLadeni

 

deLadeni.comTigaraksa - Kapolres Kota Tangerang Ajun Komisaris Besar Sabilul Alif menyatakan pihaknya akan menindak siapapun yang melakukan praktik politik uang dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) di Kabupaten Tangerang.

Kepada deLadeni yang menemuinya usai peluncuran program Tangerang Jawara, akhir pekan lalu, Sabilul bahkan sudah mulai memetakan titik rawan Pilkades.

"Sudah kami petakan titik-titik rawan diantaranya Kronjo dan Mauk. Termasuk kami siap lakukan operasi tangkap tangan tim OTT sudah dibentuk," kata Sabilul.

BACA JUGA : Warga Perumahan Elite Sulit Didata, Dinas Kependudukan Kabupaten Tangerang Lakukan Ini

Saat ini tim kepolisian sedang memantau dan mengawasi siapapun yang terkait dengan penyebaran uang. "ada diantaranya tim sukses," kata Sabilul.

Di samping itu pihaknya siaga mengantisipasi konflik politik yang tidak menutup kemungkinan masuk dalam ranah konflik sosial.

Sebelumnya deLadeni menulis  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) Kabupaten Tangerang mengucurkan Rp 4,2 Miliar untuk pelaksanaan Pilkades ini.

BACA JUGA : Pilkades Serentak Kabupaten Tangerang, 16 Desa Diguyur Ratusan Juta

Menurut Kepala Dinas PMPD Banteng Indarto Pilkades serentak dilakukan di 16 desa di Kabupaten Tangerang pada 27 Agustus mendatang.

Banteng mengatakan anggaran sebesar Rp 3 miliar dialokasikan untuk pemilihan yang dikelola Dinas PMPD Sementara anggaran untuk pengamanan sebesar Rp 1,2 miliar akan dikelola Satuan Polisi Pamong Praja dan pihak kepolisian.

BACA JUGA : Warga Perumahan Elite Sulit Didata, Dinas Kependudukan Kabupaten Tangerang Lakukan Ini

 

BUDI RAHAYU MUDJO